Blog Archives

Category: Profil MU  One Comment

Kepulauan Mentawai: Selancar Kelas Dunia

Kepulauan Mentawai merupakan sebuah kabupaten baru di Propinsi Sumatera Barat. Kabupaten Mentawai berdiri pada tahun 1999 dan berada pada jarak sekitar 135 km dari lepas pantai barat Pulau Sumatera, yang bisa ditempuh 6 – 10 jam perjalanan laut dari kota Padang. Kabupaten seluas 601 km² ini didiami oleh 64.235 jiwa yang sebagian besar adalah masyarakat asli. Kepulauan Mentawai terdiri dari 213 pulau dengan 4 pulau utama yaitu Siberut, Sipora, Pagai Utara dan Pagai Selatan. Beribukota di Tua Pejat, Kabupaten Mentawai terbagi menjadi 4 kecamatan dan 40 desa.

Hingga saat ini, sebagian besar wilayah daratan Kepulaun Mentawai masih berupa hutan. Karena telah melalui sejarah geologis yang panjang, Mentawai memiliki beberapa spesies endemik yang dilindungi. Tercatat ada duapuluh spesies endemik yang hidup di kepulauan ini. Empat diantaranya adalah primata, yaitu Simakobu atau monyet ekor babi (Simias concolor), Bilou atau siamang kerdil (Hylobates klossii), Joja atau lutung Mentawai (Presbytis potenziani), Bokkoi atau beruk Mentawai (Macaca siberut).

Untuk melindungi keberadaan berbagai spesies endemik tersebut, setengah bagian wilayah Mentawai telah ditetapkan sebagai Taman Nasional Siberut. Keberadaan Taman Nasional dan hutan hujan yang asri di kepulauan ini secara langsung mendukung berbagai kehidupan di pantai dan laut, termasuk sektor pariwisata. Selama ini, banyak turis yang datang untuk menikmati berbagai atraksi di wilayah pantai yang juga sangat terkesan akan keaslian dan keasrian hutan Mentawai. more »

Pelatihan Biospeleologi III MAPALA UNAND

MAPALA UNAND kembali mengadakan pelatihan biospeleologi yang ditujukan kepada pelajar Sekolah Menengah Atas se-Sumatera Barat. Pada pelatihan kali ini, pelatihan yang diadakan berbeda dengan pelatihan sebelumnya, dimana pada pelatihan kali ini para peserta akan diajak turun langsung ke lapangan. Pelatihan kali ini terdiri dari dua sesi. Dimana pada sesi pertama (hari Kamis, tanggal 22 Juli 2010) para peserta akan dibekali dengan materi pelatihan yang diadakan didalam ruangan dalam bentuk seminar yang berlokasi di gedung PKM Unand Limau Manih. Pada sesi ini akan dibahas segala macam yang berhubungan denga biospeleologi dan daerah kawasan karst. Sedangkan pada sesi kedua akan dilaksanakan pada hari Jum’at – Minggu, tanggal 23 – 25 Juli 2010 yang berlokasi di Sisawah “Negeri Seribu Gua”, Kab. Sijunjung. Sumatera Barat. more »

Category: Berita  One Comment

Summit Marapi MAPALA UNAND U 35 – 2010

Untuk mengisi liburan akhir minggu (28 s/d 30 Mei), MAPALA UNAND mengadakan kegiatan pendakian gunung Marapi. Namun kali ini kegiatan ini sedikit berbeda karena pesertanya adalah Anggota MAPALA UNAND yang sudah berusia 35+. untuk itu kegiatan ini mengambil tajuk “SUMMIT MARAPI MAPALA UNAND U35 -  2010″.

Kegiatan ini berasal dari ide untuk mendaki gunung bersama-sama yang dilontarkan oleh anggota MAPALA UNAND yang telah berstatus alumni Unand. Gayung bersambut, pengurus pun segera memfasilitasi dengan menyebarkan informasi dan menyiapkan sarana prasarana untuk mensukseskan kegiatan ini. Jum’at (28/5) sore, sekitar 30 orang peserta yang berasal seluruh wilayah Sumatera Barat bahkan Riau, berangkat ke kaki Gunung Marapi dan ngecamp di Pesanggerahan.

Pendakian menggunakan sistim alpine style, yakni, sama-sama jalan dan sama-sama istirahat, tepatnya, satu orang sampai ke puncak, semuanya juga akan berjalan kepuncak. Bagi peserta membawa kendaraan dititip di pesanggrahan lama dan dijaga oleh beberapa orang Anggota Muda. Sementara yang  pergi bersama berangkat dengan bis. Untuk perlengkapan, tentunya semua telah mengetahui perlengkapan apa yang harus dibawa sementara untuk perlengkapan tim (tenda dan alat masak) akan dibagi sama rata, sehingga masing-masing peserta  diupayakan membawa beban tim yang beratnya sama. more »

Category: Berita  One Comment

Pulau Cingkuak Nan Menawan Hati

Mengamati keindahan bawah air...

Mungkin semua pembaca pernah mendengar tentang Pulau Cingkuak, (khususnya warga sumatra barat). Pulau ini terkenal dengan keindahan pemandangannya, pasirnya yang putih (nggak kalah dengan pulau bali kok), biota bawah lautnya yang masih asri, serta terumbu karangnya masih terawat dengan alami. Ada pula beberapa nyiur yang melambai yang menambah keindahan Pulau Cingkuak. Serta, cagar budayanya yang melambangkan keganasan penjajah Portugis pada negara kita Indonesia.

Geografis Pulau Cingkuak

Secara geografis, Pulau Cingkuak terletak pada Kanagarian IV Jurai, Kota Painan. Painan merupakan sebuah kota kecil di Sumatera Barat.  Yang rata-rata penduduknya bermatapencarian sebagai nelayan, petani, serta sebagian keci sebagai pegawai negri sipil. Kota Painan juga merupakan ibukota dari Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Painan dilintasi oleh Jalan Raya Lintas Sumatera bagian Barat. Menurut sejarahnya Kota Painan, pada tahun 1523 di Painan sudah berdiri sebuah surau yang merupakan sebuah lembaga pendidikan agama di Minangkabau. Pada abad 16 ini pula, Pulau Cingkuak di Painan menjadi pelabuhan kapal international yang berjaya sebagai Pelabuhan Emas Salido. more »