Menyikapi terjadinya bencana tsunami yang melanda Kepulauan Mentawai, hari ini, Mapala Unand memberangkatkan 10 orang anggota Tim Tanggap Bencana Mapala Unand ke lokasi bencana. Dengan menggunakan kapal perintis, Tim berangkat bersama tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat dan sejumlah relawan lainnya.

Tim awal ini bertugas untuk mengumpulkan data-data awal terkait kerusakan dan jumlah korban yang disebabkan terjangan tsunami pada 25 Oktober kemarin. “Selain itu tim Mapala Unand juga ditugaskan untuk melakukan evakuasi korban dan menginformasikan kondisi terkini ke Posko Tanggap Bencana Mentawai di Kantor Mapala Unand” jelas Adi Prawira selaku Ketua Mapala Unand.
Ditambahkan Adi, saat ini yang pasti dibutuhkan oleh warga yang menjadi korban yaitu Sembako dan obat-obatan karena memang akses untuk menuju ke Kepulauan Mentawai sangat terbatas. “Karenanya kita juga membuka akses untuk siapa saja yang ingin menyalurkan bantuan bisa menghubungi kami di Kantor Mapala Unand atau telpon ke (0751) 7877087, untuk kami bantu penyalurannya” jelas Adi.



