Blog Archives

MAPALA UNAND EXPO 2011

Hari itu Senin 28 Maret 2011, bertempat di depan gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) berdiri dengan kokohnya sebuah tenda pleton, bewarna hijau militer. Tenda itu merupakan stand bazaar yang didirikan oleh sebuah Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas Andalas, yaitu MAPALA UNAND. Ya, MAPALA UNAND turut memeriahkan acara yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) itu. Mungkin sebagian bertanya-tanya, acara apa yang akan diangkat oleh MAPALA UNAND, karena UKM ini bergerak dibidang olahraga alam bebas.

Sekilas tentang MAPALA UNAND Expo 2011, acara ini bertujuan untuk memperlihatkan eksistensi MAPALA UNAND ke publik Universitas Andalas, dan acara ini pun sudah beberapa kali menjadi Best Expo, karena menjadi stand yang paling banyak dikunjungi dengan beberapa extremes games-nya. Acara ini diangkat dengan kerjasama para Anggota Muda dan anggota penuh MAPALA UNAND untuk menjadi pelaksana teknis dan penanggung jawabnya. Dan saat ini pun MAPALA UNAND ikut mengambil bagian dalam pagelaran ini dengan tujuan mengulang sukses masa lampau. more »

Category: Kegiatan MU  One Comment

MAPALA UNAND juara 1 lomba lintas alam se Sumatra di sungai penuh.

MAPALA UNAND berhasil mempertahankan tradisi juara pada  lomba lintas alam, sebelumnya MAPALA UNAND sudah meraih juara pertama lomba lintas alam di Sijunjung awal tahun ini. Pada tanggal 5-6 maret 2011, MAPALA UNAND kembali  meraih juara pertama pada lomba lintas alam di sungai penuh. Lomba ini diselenggarakan oleh pencinta alam kerinci yang di ikuti 27 tim se-Sumatra.

Menurut panitia penyelenggara, lomba ini bertujuan untuk mengenal kawasan wisata di sungai penuh sekaligus mempromosikan kawasan wisata di sungai penuh. Selain mendapat trofi juara 1, MAPALA UNAND juga mendapatkan trofi bergilir pada lomba ini. more »

Category: Berita  3 Comments

KOPASUS dan MAPALA UNAND (Ekspedisi Bukit Barisan di Gunung Singgalang)

Dasar pemikiran TNI-AD dalam ekspedisi bukit barisan adalah menjadi pioneer dalam mempersatukan anak bangsa dan mewujudkan rasa cinta tanah air, bangsa dan Negara dengan mendata, meneliti dan menelusuri secara langsung di lapangan segala potensi, keanekaragaman serta kerawanan yang ada di dalam pulau Sumatra dengan menyelenggarakan masyarakat setempat beserta elemen yang terkait. Ekspedisi ini berlangsung selama 5 bulan, dari bulan Maret hingga Agustus nanti. Daerah ekspedisi meliputi gunung leuser di aceh, sinabung di Sumatra utara, singgalang di Sumatra Barat, gunung kerinci di Jambi, seubat dan dempo di Bengkulu, dan gunung tanggamus di Lampung. more »

Category: Artikel MU  4 Comments

Gunung Singgalang, Gunung Eksotis Pemberi Kedamaian

Inilah duniaku… Menyepi dari hiruk pikuk kota, meninggalkan kebisingan serta polusi yang kuhirup tiap tiap aku bernafas. Ketenangan hadir ketika menikmati secangkir kopi ditemani sepotong sandwich dalam balutan jaket merah kesayanganku. Begitu nyaman bangun dari lelap sisa kelelahan perjalanan kemaren sore. Pemandangan pagi menampilkan keangkuhan Gunung Merapi begitu  kokoh terlihat dari jelas pintu tenda… Ya, aku mencintai suasana ini. Begitu sejuk, begitu indah dan begitu menenangkan.

Hari ini (22/1/11), dengan canda tawa tim pendakian. Aku menapakkan kaki, menginjak dan berusaha menggapai atap penyangga langit Minangkabau. yaitu salah satu puncak dari rangkaian Tri Arga (Gunung Merapi – Gunung Singgalang – Gunung Tandikek) yaitu Gunung Singgalang. Alternative pelepas penat dan kejenuhan setelah disibukkan oleh rutinitas perkuliahan dan kegiatan organisasi yang melelahkan. more »

Category: Artikel MU  6 Comments

Penyaluran Bantuan Bencana Tsunami Terkendala Cuaca Buruk

Memasuki hari ke-5 pasca Tsunami Mentawai, kondisi daerah yg diterjang Tsunami masih memprihatinkan. Berdasarkan laporan Anggota MAPALA UNAND yang berada di lokasi bencana, saat ini penyaluran bantuan masih terkendala akibat terbatasnya sarana transportasi yang menghubungkan antar pulau. Kondisi ini diperparah lagi dengan kondisi cuaca yang memang tidak bersahabat berupa angin badai yang disertai ombak tinggi.

“Beberapa hari ini cuaca memang buruk, akibatnya proses pendistribusian bantuan terkendala dan menumpuk sementara para pengungsi sangat membutuhkan bantuan berupa makanan dan tim medis,” jelas Alde Maulana, salah seorang Anggota MAPALA UNAND yang berada di lokasi.

Ditambahkan Alde, sampai dengan hari ke-5 ini, korban yang meninggal dunia mencapai angka 433 jiwa dan hilang sebanyak 122 jiwa. “Berdasarkan ata yang kami himpun dari BPBD Kepulauan Mentawai jumlah korban yang luka berat sebanyak 270 orang, luka ringan 142 orang. Sementara untuk kerusakan tempat tinggal   tercata rumah yang rusak berat 516, rusak ringan 204,”  papar Alde.

Category: Berita  2 Comments