Kalender

December 2008
M T W T F S S
« Aug    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Kategori

Free Web Hosting with Website Builder

Recent Comments

Menunggang Jeram di Awal 2008

January 3rd, 2008

JeramSELASA 1 Januari 2008, fajar awal tahun baru saja terbit. Derasnya aliran air Batang Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan seolah-olah ikut menyambut datangnya tahun ini. Sementara, sekelompok anak muda terlihat sedang sibuk menyiapkan beraneka perlengkapan untuk berarung jeram. Benar, hari libur awal tahun ini mereka isi dengan kegiatan yang jauh dari keramaian dan hura-hura, namun penuh tantangan.

Kalau biasanya kawula muda mengisi acara tahun baru dengan kegiatan pesta dan perayaan serta kembang api, sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Mapala Unand ini lebih memilih merayakan liburan tahun baru dengan menyalurkan hobi mereka di jeram-jeram ganas Batang Tarusan.

“Bukannya apa-apa, cuma kami tidak terbiasa mengadakan pesta-pesta yang bersifat hura-hura dan penuh keramaian. Nggak cocok aja mungkin,” jelas Adi Prawira (20) yang menjadi peserta dalam kegiatan ini.

Dengan menggunakan becak motor, perahu karet yang sudah dikempiskan dibawa menuju lokasi start yang terletak di Desa Taratak sekitar 20 menit perjalanan dari jalan lintas Padang-Painan. Dijelaskan Adi, dari lokasi ini sampai ke lokasi finish bisa ditempuh dengan perahu karet sekitar 2-2,5 jam.

“Kalau perjalanan lancar, dalam artian tidak ada trouble seperti perahu wrap (tersangkut-red) atau terbalik, 2 jam kita sudah masuk finish,” jelas Adhi.

Sepanjang perjalanan, pemandangan alami khas kawasan tepi sungai berupa sawah-sawah dan ladang penduduk serta hutan belantara yang masih perawan benar-benar menyejukkan jiwa.

Sebagaimana dijelaskan Heru Mega Saputra (22) yang sudah berulangkali berarung jeram di Batang Tarusan menyebutkan, “Selama pengarungan, kita akan mendengar suara beraneka jenis burung dan hewan yang tak putus-putus seolah-olah menyambut kedatangan rafter (pengarung jeram-red). Sesekali, terlihat juga monyet-monyet liar yang berloncatan di antara dahan-dahan kayu.”

Sementara untuk jeram yang ada, dikatakan Heru, Batang Tarusan memiliki jeram yang bervariatif dengan grade 3- 4+.

“Untuk berarung jeram di sini memang membutuhkan keahlian yang memadai serta penguasaan jalur. Kalaupun baru pertama kali, hendaknya didampingi kapten yang berpengalaman karena pada beberapa jeram, perahu bisa terbalik kalau masuknya tidak benar,” jelas Heru.

Selain itu, perlengkapan safety procedure seperti pelampung, throw bag (tali lempar), pelampung, helm dan paddle (dayung) wajib dimiliki agar pengarungan bisa berjalan aman. “Ini memang kegiatan berisiko, karenanya segala sesuatu yang terkait dengan standar keselamatan harus benar-benar diperhatikan,” terang Heru.

Matahari semakin terasa terik di sekitar Batang Tarusan. Sesekali hembusan angin tetap bisa memberikan kesejukan. Sementara, di atas sebuah perahu karet bermerek Avatar berwarna biru, 6 mahasiswa terlihat bersimbah peluh namun tetap bersemangat mengayuh melintasi jeram-jeram. Tahun baru datang, tantangan di depan tetap musti diterjang… (Medapri/MU 160 Cps.)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment

:mrgreen: :neutral: :twisted: :shock: :smile: :???: :cool: :evil: :grin: :oops: :razz: :roll: :wink: :cry: :eek: :lol: :mad: :sad:

RSS feed for these comments. | TrackBack URI

Custom Search

Mitra MU

Logo
TANDDE.COM

Tamu Mapala Unand

© 2007 Official Site Mapala Unand