TIM Advance Ekspedisi Puncak Carstensz, Papua, Mapala Unand memastikan untuk melakukan pendakian puncak tertinggi di Indonesia, bersamaan dengan peringatan Lustrum ke- 10 (Ulang tahun emas ke-50) Universitas Andalas (Unand) pada September 2006 mendatang.
Kepastian ekspedisi puncak Carstensz untuk kedua kalinya ini ditegaskan Ketua Tim Advance Mapala Unand, Marwandi (MU 001 Anr.), kepada PADANG EKSPRES setibanya di Padang, Rabu (08/03/2006). Tim advance Mapala Unand tersebut melakukan survei sejak Sabtu bulan lalu (25/02/2006).
Kepastian Tim Ekspedisi Mapala Unand itu, jelas alumni Ekonomi Unand ini , sekaligus sebagai tim ekspedisi pertama yang melakukan pendakian Puncak Carstensz melalui jalur Puncak Jaya, selama kurun waktu hampir dua dasarwasa. Selain jarang dan sulitnya medan yang bakal ditempuh, jalur ini juga ditakuti para pendaki dunia karena dikenal sebagai sarang pemberontak Organisasi Papua Merdeka (OPM). Seperti diketahui, biasanya pendaki lain lebih memilih jalur safety (aman, Red) melalui pertambangan PT Freeport yang rutenya mudah dan singkat.
”Namun dari survei di lokasi, kami tekadkan Ekspedisi Puncak Carstensz Mapala Unand akan menempuh jalur ini. Bayangan akan ganasnya OPM, insya Allah tidak ada lagi. Ini dibuktikan dengan sambutan warga setempat yang ramah dan antusias terhadap pendatang, khususnya para pendaki yang menaklukkan puncak tertinggi ke tujuh di dunia ini,” jelas Marwandi.
Bupati Puncak Jaya, Elieser Renmaur kepada Tim Advance Ekspedisi Mapala Unand ini mengaku bahwa sejak berkurangnya minat para pendaki dunia yang ingin menjelajahi Puncak Carstensz Pyramid, berdampak pada geliat ekonomi masyarakat maupun daerah. Atas realitas itu, Bupati Eliser ini membuka diri kepada para pencinta alam di Tanah Air, agar tidak lagi takut untuk berkunjung ke daerahnya. Baik itu untuk melakukan pendakian, penelitian, maupun sekedar menikmati wisata alam.
”Bagaimana tidak, biasanya para pendaki inilah yang memberikan tambahan penghasilan bagi masyarakat yang miskin, primitif. Tapi sejak maraknya OPM, harapan akan tibanya para pencinta alam ke daerahnya, mulai sirna. Makanya, Bupati Eliser menjamin keamanan untuk melakukan pendakian Puncak Carstensz melalui Puncak Jaya. Dia bilang, OPM itu sekarang tidak ada lagi,” jelas Marwandi mengutip pembicaraannya dengan Bupati Elieser. (nsr)
Berita ini pernah dimuat di Harian PADANG EKSPRES edisi Kamis, 9 Maret 2006.




i like it papua… gue pengen banget ke papua.. tapi tak punya biaya…
wissss semogaaa qta hidupp saling brdampingan antara suku dengan suku yg laen ya…
jgan mau d’promokator kn orang laen