Ekspedisi ulang dan Guiding Nephentes Survey
TUJUH tahun bukan waktu yang sebentar untuk mengingat jalan yang pernah dilewati. Jalur pantai cermin didominasi hutan lumut sangat mudah rusak dan hilang ditelah tumbuhan pionir itu. Pada batang kayu walau samar masih menyisakan bacok tiga dan stringline tersisa.
Malam itu kami harus bergegas mengumpulkan barang di Tandike Outdoor Shop. Pengumpulan barang bawaan ke lapangan berguna demi persiapan pendakian ulang di daerah ekspedisi ketika Anggota Muda (AM) dulu.
SELASA 1 Januari 2008, fajar awal tahun baru saja terbit. Derasnya aliran air Batang Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan seolah-olah ikut menyambut datangnya tahun ini. Sementara, sekelompok anak muda terlihat sedang sibuk menyiapkan beraneka perlengkapan untuk berarung jeram. Benar, hari libur awal tahun ini mereka isi dengan kegiatan yang jauh dari keramaian dan hura-hura, namun penuh tantangan.
SORE hari itu udara masih terasa panas. Beberapa personil Mapala Unand mulai bersiap siap melakukan latihan fisik hari pertama 5 Juli 2007. Mereka merupakan satuan tim yang akan diberangkatkan untuk memulai ekspedisi pembukaan jalur wisata Puncak Malintang (1983 mdpl.) dan Danau Tinggal di Pasaman Barat.
Menelusuri Keelokan Lorong Negeri Ranah Minang
Menelusuri Keelokan Lorong Negeri Ranah Minang