Tim Unand Diturunkan ke Lokasi Gempa

IMG_5731GEMPA yang telah menghajar ranah Minang masih menyisakan kekhawatiran dan duka bagi korbannya. Bantuan mulai berdatangan dari berbagai pihak yang merasa peduli dengan keadaan korban di daerah bencana. Sabtu (15/9) Tim Emergency dari Universitas Andalas diberangkatkan menggunakan 2 unit ambulans milik Unand dan Fakultas Kedokteran (FK) Unand serta satu mobil dinas ke daerah Lunang Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan. Tim yang teridiri dari tenaga medis (dokter) 5 orang, Hipocrates Emergency Team (HET) FK Unand 5 orang dan 5 anggota Mapala Unand bertugas melakukan assessment system dan bantuan medis di daerah yang terkena dampak gempa paling parah untuk kawasan Sumatera Barat.

Tim membawa bantuan awal berupa obat-obatan untuk mengantisipasi terjadinya wabah penyakit seperti diare dan flu pada korban gempa. Sebagaimana disampaikan Koordinator Tim Medis dr Novli Ichlas kepada POSMETRO sesaat sebelum berangkat bahwa sesampai di lokasi, tim akan berkoodinasi dengan SATKORLAK setempat untuk pengaturan penyaluran bantuan dan penempatan tenaga medis di daerah-daerah terpencil yang memerlukan banyak pertolongan. “Obat-obatan yang kita bawa sesuai dengan wabah penyakit yang biasanya terjadi pasca bencana,” tegasnya.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Unand terhadap masyarakat sesuai dengan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian pada masyarakat. Ketua Unit Penanggulangan Bencana dan Resolusi Konflik Universitas Andalas Ir Jhon Farlis MSc mengatakan, kegiatan ini merupakan tahap awal sebelum kita menyalurkan bantuan sesuai dengan yang dibutuhkan masyarakat.

“Kita berharap mudah-mudahan pihak lain akan tergerak untuk turut membantu secara langsung atau melalui Unand. Kami mempunyai sumber dayamanusia dan skill yang mencukupi untuk bertindak namun keterbatasan dalam hal anggaran,” jelasnya.

Mapala Unand diminta sebagai pusat koordinasi Posko Unand yang bertugas untuk mengkoordinasikan kegiatan penanggulangan bencana khususnya di wilayah Sumbar. “Kita akan berupaya sekuat tenaga untuk memberikan bantuan terhadap korban dengan menjaring relasi dan donatur yang mau berpartisipasi untuk membantu meringankan derita korban” jelas Fauzan Gusti Wardhana, Ketua Mapala Unand.

“Untuk itu, bagi masyarakat yang berminat untuk mencari informasi bisa menghubungi nomor 0751-7877087 dan ikut membantu melalui rekening Tim Independen Unand Bank BNI Cabang Imam Bonjol nomor rekening 0103185188. Bantuan yang diterima akan disalurkan langsung ke daerah-daerah yang paling membutuhkan,” tambahnya di sela-sela kesibukan mengkoordinir tim relawan yang akan berangkat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Unand untuk menciptakan lingkungan akademik yang peduli terhadap kondisi sosial yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Sebelumnya, pada saat terjadi gempa maret lalu, Unand juga telah mengirimkan relawannya ke daerah-daerah yang terkena dampak bencana paling parah seperti Solok dan Batipuh. Selama hampir 2 minggu penuh mereka terlibat aktif dalam menyalurkan bantuan dan rehabilitasi pasca bencana. (m)

 


Category: Berita
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Powered by Sweet Captcha
Verify your real existence,
Drag the rock to the ring
  • captcha
  • captcha
  • captcha
  • captcha