Summit Marapi MAPALA UNAND U 35 – 2010

Untuk mengisi liburan akhir minggu (28 s/d 30 Mei), MAPALA UNAND mengadakan kegiatan pendakian gunung Marapi. Namun kali ini kegiatan ini sedikit berbeda karena pesertanya adalah Anggota MAPALA UNAND yang sudah berusia 35+. untuk itu kegiatan ini mengambil tajuk “SUMMIT MARAPI MAPALA UNAND U35 -  2010″.

Kegiatan ini berasal dari ide untuk mendaki gunung bersama-sama yang dilontarkan oleh anggota MAPALA UNAND yang telah berstatus alumni Unand. Gayung bersambut, pengurus pun segera memfasilitasi dengan menyebarkan informasi dan menyiapkan sarana prasarana untuk mensukseskan kegiatan ini. Jum’at (28/5) sore, sekitar 30 orang peserta yang berasal seluruh wilayah Sumatera Barat bahkan Riau, berangkat ke kaki Gunung Marapi dan ngecamp di Pesanggerahan.

Pendakian menggunakan sistim alpine style, yakni, sama-sama jalan dan sama-sama istirahat, tepatnya, satu orang sampai ke puncak, semuanya juga akan berjalan kepuncak. Bagi peserta membawa kendaraan dititip di pesanggrahan lama dan dijaga oleh beberapa orang Anggota Muda. Sementara yang  pergi bersama berangkat dengan bis. Untuk perlengkapan, tentunya semua telah mengetahui perlengkapan apa yang harus dibawa sementara untuk perlengkapan tim (tenda dan alat masak) akan dibagi sama rata, sehingga masing-masing peserta  diupayakan membawa beban tim yang beratnya sama.

Sabtu paginya (29/5) pendakian ke puncak Marapi dimulai. tentunya fisik yang dulu terasa begitu tangguh sudah jauh menurun. Kalau biasanya pendakian menuju puncak bisa ditempuh hanya dalam waktu 2 – 3 jam saja, kali ini untuk mencapai puncak memakan waktu sampai 8 jam!

Bisa dimaklumi, sebagian dari mereka sudah puluhan tahun tidak mendaki gunung. Umur yang bertambah dan rutinitas menjalani keseharian membuat fisik tidak lagi semuda dahulu. Namun, tentunya semangat masih ada untuk mengulang kembali masa-masa jaya dahulu. Ditambah lagi kenangan bernostlagia dengan teman-teman seangkatan dahulu terasa begitu mengasyikan sehingga pendakian pun berhasil dilakukan tanpa ada permasalahan.

Meski sudah berusia kepala 3, namun semangat tetap terjaga...

Salah satu anggota MAPALA UNAND Aldian ‘ombes’ (MU 018 Krn.) yang berasal dari angkatan ke-2 di MAPALA UNAND mengungkapakan “Untuk ikut dalam aktifitas lapangan teman-teman di MU, tak semudah ayam tercirit, perlu persiapan, mencari waktu luang, serta tentunya mempersiapkan fisik. Tapi sebenarnya, yang dibutuhkan untuk beraktifitas ke lapangan, adalah kemauan, jika kemauan kuat, keinginan itu bisa di ujudkan, jika darah masih pekat, tak ada yang bisa menghalangi … tapi kalau darah tu betul yang tak pekat, ya tak dapat akal lagi.” ujarnya di sela-sela pendakian ini.

Pendakian menggunakan sistim alpine style, yakni, sama-sama jalan dan sama-sama istirahat, tepatnya, satu orang sampai ke puncak, semuanya juga akan berjalan kepuncak. Bagi peserta membawa kendaraan dititip di pesanggrahan lama dan dijaga oleh beberapa orang Anggota Muda. Sementara yang  pergi bersama berangkat dengan bis. Untuk perlengkapan, tentunya semua telah mengetahui perlengkapan apa yang harus dibawa sementara untuk perlengkapan tim (tenda dan alat masak) akan dibagi sama rata, sehingga masing-masing peserta  diupayakan membawa beban tim yang beratnya sama.


Category: Berita
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
One Response
  1. hanif says:

    salut untuk U35 Mapala Unand

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Powered by Sweet Captcha
Verify your real existence,
Drag the player to the guitar
  • captcha
  • captcha
  • captcha
  • captcha