Global warming bukanlah permasalahan yang dianggap tabu lagi bagi umat manusia. Permasalahan ini bukan hanya milik para tokoh-tokoh pecinta alam, namun permasalahan ini merupakan masalah bagi kita semua. Salah satu bentuk aksi konkret yang dilakukan MAPALA UNAND adalah dengan mengangkatkan isu penggunaan kantong kertas untuk kedepannya agar dampak negatif dari penggunaan kantong plastik yang biasa digunakan oleh masyarakat dapat digantikan dengan menggunakan kantong kertas yang memiliki dampak negatif yang jauh lebih kecil dibanding dengan menggunakan kantong plastik.
Dalam pelaksanaannya, MAPALA UNAND telah mengangkatkan kegiatan seminar dengan tema “sosialisasi penggunaan kantong kertas” dengan aksi nyata dengan membagikan ratusan kantong kertas siap pakai kepada warga sekitaran kampus Unand.
Pada kegiatan seminar, jumlah peserta yang mengikutinya jauh melebihi target yang di rencanakan oleh panitia sendiri. “Target peserta yang kami rencanakan awalnya hanyalah sebanyak 50 orang, namun pada pelaksanaanya, saya sangat terkejut dengan jumlah peserta yang hampir mencapai dua kali lipat dari yang kami tergetkan. Mudah-mudahan saja dengan banyaknya peserta seminar ini kepedulian akan lingkungan tidak hanya sebatas seminar ini saja.” tukas Reni Rahmadani (MU 190 Crl.) selaku ketua pelaksana kegiatan ini. Dalam seminar ini, yang bertindak sebagai pemateri adalah Khalid Syaifullah selaku direktur Walhi Sumbar dan Nasrian Bahzein, S.Pt selaku wakil pimpinan redaksi Padang Ekspres yang juga merupakan anggota MAPALA UNAND.
Tidak hanya sampai disitu, MAPALA UNAND juga melakukan pembagian kantong kertas siap pakai kepada warga yang melewati gedung PKM Unand dan juga memberikannya kepada kedai-kedai sekitar kampus Unand yang dianggap perlu untuk selanjutnya dapat menggantikan peran kantong plastik dengan kantong kertas yang lebih ramah lingkungan.
Dalam pelaksanaannya yang juga bertemakan hari lingkungan hidup, kegiatan ini juga mendapat respon positif dari rekan-rekan aktifis lainnya yang tergabung di UKS (Unit Kegiatan Seni) Unand yang mana responnya dengan ikut terlibat dengan menampilkan teatrical yang juga bertemakan lingkungan. ”Mudah-mudahan dengan diangkatkannya kegiatan ini, maka kita selaku pemakai fasilitas bumi ini dapat benar-benar menjaga kelestarian alam ini. Walaupun peran kantong plastik tidak dapat dihilangkan, namun kita sangat berharap agar dampak negatifnya dapat kita minimalkan.” lanjut Fadli Dharma Putra selaku ketua MAPALA UNAND. 194
Category: Berita
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
2 Responses




mantap…
Kami sangat tertarik dengan gerakan Penggunaan Kantong Kertas dari Mapala Unand. Mohon informasi, apakah Mapala Unand membuat kantong kertas sendiri dan berasal dari bahan-bahan limbah apa saja dan dimana di produksi?? Kami ingin belajar dari Mapala Unand, Bravo.