Tahun ini Mapala Unand memasuki babak baru, sebuah rangkaian proses keanggotaan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya proses keanggotaan membutuhkan waktu hingga lebih dari 1 tahun, maka pada tahun ini, proses keanggotaan hanya berjalan selama 6 bulan. Hal ini didasari atas diskusi intens yang dilakukan oleh beberapa anggota MU, sehingga menghasilkan beberapa rumusan. Hasil rumusan tersebut disahkan oleh rapat anggota pada Mubes MU beberapa waktu lalu, sehingga konsep itu mempunyai kekuatan hukum untuk dijalankan.

Sebenarnya tak banyak yang berubah dalam proses kali ini, yang ada hanya pemangkasan dan penyempurnaan dari konsep sebelumnya. Saat sekarang, dalam proses keanggotaan, tak ada lagi latihan pemantapan, tak ada lagi latihan rutin olah raga, bahkan para AM tak juga diwajibkan untuk hadir di kantor setiap hari, semuanya diserahkan kepada AM untuk memotivasi dirinya menjadi anggota MU, jika serius dan berminat, silahkan ikuti beberapa prosedur.
Namun demikian, fungsi PKA yang selama ini hanya bersifat seremoni saja, kali ini diberdayakan se optimal mungkin. PKA lah yang bertanggung jawab untuk menjadikan seorang AM menjadi anggota MU, baik dari segi fisik, ilmu kepencinta alaman, maupun ketrampilan dan kekompakan. PKA tidak perseorangan, tapi berbentuk tim, artinya, satu tim PKA bertugas mengawasi dan bertanggung jawab terhadap AM (saat ini jumlah tim PKA 9 orang dan AM 33 orang).
Sebagai informasi,komposisi PKA saat ini adalah, 2 anggota sepuh (aldian dan flani rancono), 3 anggota senior (pakiah, gusti dan lowe) serta 4 anggota yang masih kuliah (heru mega, tika, fani dan miko). Dengan seorang kordinator PKA Miko Alkalif (MU 195 Lgt). Kita berharap, dengan komposisi seperti itu, transformasi ilmu bisa berlangsung secara estafet, baik diantara sesama PKA, maupun PKA dan AM.
Berkaitan dengan masalah komunikasi, tim PKA membuat suatu kebijakan, yakni selain komunikasi secara verbal, antar PKA dan AM juga melakukan komunikasi di dunia maya, melalui facebook dan SMS. Untuk facebok, PKA dan AM membuat account baru, sehingga group di facebook hanya berisikan PKA dan AM, dalam beberapa kali kesempatan PKA dan AM sering terlibat diskusi materi kepencinta alaman di dunia maya tersebut.
Secara keseluruhan, jadwal proses keanggotaan adalah sbb :
Saat sekarang, AM juga sedang mempersiapkan laporan perjalanan kecil, yakni suatu kegiatan yang dilakukan AM dan harus mengandung unsur adventure. Hasil perjalanan akan dituangkan dalam bentuk artikel. 3 artikel terbaik (menurut versi PKA) akan dipublikasikan di media cetak lokal.
Kita berharap, dengan pola yang baru ini, kita bisa mendapatkan anggota MU yang tidak mengalami tekanan saat menjalani proses keanggotaan, sehingga jumlah mereka lebih banyak dan tingkat kreatifitasnya untuk kemajuan MU juga berkembang. (Aldian/ MU 018 Krn.)




hmm….jikalau ini adalah trik, sepertinya patut ditiru….mencetak dan menjadikan anggota sebuah organisasi kepencintaalaman memang bukan perkara gampang….misalkan ,fenomena yang sering terjadi ketika membuka Event Penerimaan Anggota ( pendidikan ) antusias peserta misalkan 50 orang. Tetapi ketika mereka melewati masa bakti sebagai siswa sampai ke anggota muda bisa terjadi penurunan drastis hingga 50% bahkan lebih. mungkin saja hanya 10 orang yg di anggap layak dan mampu menyandang sebagai anggota penuh. Bnyak faktor penyebab salah satunya adalah waktu dan terlalu “menggigitnya” beban sewaktu menjadi anggota muda. Disamping itu juga karna karakterisistik individunya sendiri. Dan saya salut, mapala unand sepertinya memberikan gambaran baru serta tolak ukur bagi organisasi sejenis lainnya. Bravo MU !!!!!