MAPALA UNAND RAIH PERINGKAT I KEJUARAAN HIMALAYA ODA
SETELAH berlatih intensif lebih kurang satu bulan, tim lomba lintas alam MAPALA UNAND berhasil menyabet hadiah peringkat satu. Kejuaraan yang diadakan oleh Himalaya Out Door Activity (ODA) Bukiktinggi ini melibatkan peserta dari kalangan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) maupun Kelompok Penggiat Alam Bebas (kpa) se Sumatera.
Rute perlombaan yang sengaja disetting panitia melewati daerah wisata Ngarai Sianok ini menjadi saksi ketika 52 tim peserta perlombaan berjibaku menjajal lintasan guna memperoleh gelar terbaik. Ketua pelaksana lomba Bucek Piliang mengatakan lokasi perlombaan sengaja disetting melewati kawasan Ngarai Sianok supaya masyarakat sekitar yang menyaksikan jalannya perlombaan dan juga peserta mengetahui potensi wisata yang terdapat di daerah tersebut.
“Beberapa waktu lalu Ngarai Sianok sempat mengalami longsoran akibat adanya gempa bumi. Oleh sebab itu melalui lomba ini kita memberitahukan kepada publik bahwa daerah ini masih layak untuk dikunjungi waisatawan dan longsoran yang dikhawatirkan selama ini sudah tidak ada lagi,” kata Bucek usai pengumuman pemenang lomba Minggu (6/4).
Berjaya diperingkat pertama dalam perlombaan siang kemarin, tim MAPALA UNAND berhasil membukukan waktu tercepat dengan durasi 4 jam 12 menit. Sementara itu peringkat dua yang diraih oleh KPA MBC tercatat menghabiskan waktu 4 jam 30 menit disusul oleh Mapastra diperingkat ketiga dengan catatan waktu 4 jam 42 menit. Selanjutnya juara harapan yang diraih KPA Sahara Bukiktinggi membukukan waktu 5 jam lebih.
Manager tim MAPALA UNAND Harry Kurnia mengaku bangga atas prestasi yang diraih timnya waktu itu. “Ini merupakan buah sukses dan kerja keras selama mengikuti sesi latihan,” jelas Harry yang didampingi pelatih Fajri Isral usai penerimaan hadiah.
Disebutkan Harry, mengikuti lomba lintas alam sudah menjadi langganan bagi tim MAPALA UNAND. Sebelumnya tahun 2001/2002 peringkat pertama berhasil diraih berturut-turut pada kejuaraan nasional Kebut Bukit Barisan (Kibar) yang diadakan oleh PAITUA Fakultas Teknik Unand. Prestasi yang sama kembali diraih pada Kejuaraan Nasional Orienteering (aplikasi peta kompas) di Palembang tahun 2003. “Sempat bertanding tanpa gelar pada kejuaraan orienteering PAITUA beberapa bulan yang lalu, sudah terlunasi pada hasil kejuaraan kali ini,” ungkap Harry yang juga mengaku baru kali itu mengikuti kejuaraan lomba lintas alam.
Sementara itu Koordinator Tim, Fadli Dharma Putra yang berhasil merebut jawara pada kejuaraan kemarin menyebutkan alasannya mengikuti perlombaan semata-mata untuk membina hubungan silaturahmi sesama penggiat alam bebas dan juga untuk menumbuhkan mental juara ditubuh organisasi.
“Ini bukti kecintaan kami terhadap organisasi dan semoga saja generasi selanjutnya bisa memberikan sesuatu yang lebih baik lagi dibandingkan apa yang kami berikan sekarang” tandas Fadli disertai anggukan Adhi dan Tomi rekan satu timnya dari fakultas Hukum dan sastra Unand. (Heru Dahnur/MU 173 Srk.)
