Latihan Fisik Jelang Ekspedisi Sinamar
SEBAGAI persiapan menghadapi Ekspedisi Arung Jeram Batang Sinamar 25 November 2007 (D-Day) nanti, Mapala Unand mulai menggelar latihan fisik untuk setiap atlit yang akan diberangkatkan. Latihan fisik yang sudah dimulai dari bulan Agustus kemarin direncanakan berakhir sepekan menjelang D-Day berlangsung.
Pelatih Tim ekspedisi, Boyke Mardonal, S.Si saat ditemui Sabtu (10/11) kemarin, membenarkan bahwa tim yang akan diberangkatkan dalam ekspedisi nantinya terlebih dahulu harus melewati program latihan yang telah disusun. Menurut Boyke latihan tersebut selain membentuk fisik calon atlit menjadi kuat juga memperdalam kemampuan calon atlit dibidang teknik arung jeram.
Boyke menyebutkan, dari bulan pertama, latihan selalu mengalami peningkatan. Selanjutnya kira-kira sepekan menjelang D Day baru latihan diturunkan dan supaya kondisi Atlit lebih segar ketika melaksanakan ekspedisi, tiga hari terakhir semua atlit akan diistirahatkan. “Dari awal latihan selalu dibuat meningkat dan setelah itu diturunkan supaya atlit lebih segar dalam memulai ekspedisi” kata Boyke.
Hal senada juga disampaikan ketua pelaksana tim ekspedisi Fadli Dharmaputra yang mengatakan persiapan atlit dimulai dari latihan teratur dari bulan Agustus sampai 25 November mendatang. Selain pembinaan fisik dan teknik para atlit selama masa persiapan ekspedisi juga diwajibkan menjaga kondisi tubuh melalui istirahat teratur dan pola makan yang baik dengan asupan gizi seimbang. Dijelaskannya juga bahwa saat ini kepanitiaan sedang mempersiapakn simulasi ekspedisi untuk para atlit yang akan diberangkatkan. Simulasi ini rencananya akan dilaksanakan di Batang Tarusan dan Batang Kuranji. Fadli menyebutkan kedua sungai tersebut dipilih karena sebelumnya tim Mapala Unand cukup sering berolahrga arung jeram disana.
Menurut Fadli, anggaran dana yang dimiliki panitia belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan atlit sebanyak itu. Sehingga terpaksa beberapa biaya yang harus dikeluarkan seperti dalam simulasi ekspedisi ini, ditutupi dari uang saku atlit sendiri. Fadli juga mengatakan bahwa pihaknya sudah menghubungi PR III Unand supaya bersedia membantu terlaksananya ekspedisi ini. Namun sampai saat ini belum ada kejelasan tentang bantuan yang akan diberikan. (Heru Dahnur/ MU 173 Srk.)
