Author Archive

Mapala Unand Rebut Piala Menegpora

Tim dari Mapala Unand keluar sebagai juara pertama lomba lintas alam Mapala Krakatau di Banten, Sabtu (24/3), dan membawa pulang piala tetap Menegpora dan piala bergilir gubernur Banten. Tim Mapala Unand yang terdiri dari Muhammad Rizki (F-ISIP), Armen Neri Purnama (F-ISIP) dan Ongki Wahyudi (Teknologi Pertanian) meraih gelar juara setelah menyisihkan 37 tim peserta lainnya.

“Lomba ini menyediakan rute laut sepanjang 1 kilometer dan rute darat melewati bukit-bukit tandus sepanjang 11 kilometer. Alhamdulillah tantangan itu bisa dilewati dan tim pulang membawa tropi juara,” kata Asisten Pelatih Mapala Unand, Mulyadi pada wartawan, kemarin. more »

Category: Berita  One Comment

Banjir Bandang Hantam Pesisir Selatan Sumbar

Banjir bandang melanda 11 dari 12 kecamatan di Pessel. Catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pessel, hanya Kecamatan Ampek Nagari Bayang Utara yang selamat dari terjangan banjir akibat hujan lebat sepanjang Senin (31/10) pukul 20.00 WIB hingga Kamis (3/11) siang.

Ancaman kelaparan –akibat kekurangan pasokan makanan– dan penyakit kulit, juga mengintai ribuan warga yang rumahnya terus tergenang air. Selain itu, sawah gagal panen, irigasi jebol, kerusakan rumah dan infrastruktur hingga ternak yang hanyut, juga terjadi akibat terjangan banjir itu.

Bupati Pessel, H Nasrul Abit menyebutkan, enam unit rumah juga dilaporkan hilang akibat diterjang banjir bandang di Pasir Putih Kambang. Selain itu, sebanyak 17 ribu unit rumah terendam air, 340 hektar sawah gagal panen dan 25 hektar kebun jagung direndam banjir. more »

Category: Berita  Leave a Comment

Mengincar Puncak Kedua

Puncak pertama dari tujuh gunung tertinggi di dunia, Carstenz Pyramid di pegunungan Jayawijaya, Papua dengan ketinggian 4.884 meter dari permukaan laut (mdpl) sudah tiga kali dicapai Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Unand. Yakni sejak 2005, 2006, dan teranyar April lalu.

Mengawali misi untuk melewati ketujuh puncak tertinggi dunia (Everest, Aconcagua, McKinley, Kilimanjaro, Elbrus, Vinson Massif, dan Carstenz Pyramid) tersebut, mereka memilih Carstenz sebagai pelabuhan awal. Selain masih berada di wilayah teritorial Indonesia, Papua, biaya yang dibutuhkan pun relatif lebih murah daripada pendakian puncak lainnya.

“Alhamdulillah, kami bisa melewati puncak itu dengan selamat,” kata Hardi Diarmi, pendaki senior Mapala Unand. Menurutnya, itu langkah awal yang baik untuk melakukan pendakian selanjutnya. Dalam waktu dekat, Hardi dan timnya berencana sudah mencapai puncak Elbrus di Pegunungan Kaukasus, Rusia dengan ketinggian 5.642 mdpl, dan  Gunung Kilimanjaro setinggi 5.895 mdpl di Tanzania, Afrika. more »

Category: Berita  Leave a Comment

Anggota Mapala Unand Kembali Ke Puncak Carstensz Pyramid

Bendera Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Andalas (Mapala Unand) kembali berkibar di puncak tertinggi Indonesia Cartens Pyramid, Papua. Keberhasilan tim ekspedisi yang beranggota 10 orang itu jadi kebanggaan luar biasa karena Cartens Pyramid (4884 MDpl) merupakan pegunungan bersalju satu-satunya di lintasan equator (khatulistiwa).

“Kami telah melakukan pendakian panjang selama hampir 7 hari (22-29 April). Melewati tanjakan curam dan pada hari terakhir, dinihari, pendakian puncak kami lakukan dan tiba di Puncak Cartens tangah harinya,” kata Hardi Baron Diarmy, seorang personel Mapala Unand yang ikut dalam rombongan pendakian tersebut.

Ekspedisi yang beranggotakan personel dari berbagai perguruan tinggi dan kelompok pecinta alam memulai perjalanan dari jalur Tembagapura, kawasan raksasa tambang emas, PT Freeport. Perjalanan tim ekspedisi dimulai dari KM 68 Tembagapura menuju kawasan Zebra Wall dengan melewati Gunung Biji Timur. Perjalanan berat dan melelahkan dirasakan tim ekspedisi saat bertolak dari Zebra Wall menuju Lembah Danau-danau.

“Pegunungan cadas dan terjal. Banyak tanjakan. Sedikit alpa, nyawa taruhannya,” papar Hardi Baron Diarmy yang juga pengelola wahana wisata, Lubuak Minturun Park di Padang, kemarin. more »

Category: Berita  One Comment

Penyaluran Bantuan Bencana Tsunami Terkendala Cuaca Buruk

Memasuki hari ke-5 pasca Tsunami Mentawai, kondisi daerah yg diterjang Tsunami masih memprihatinkan. Berdasarkan laporan Anggota MAPALA UNAND yang berada di lokasi bencana, saat ini penyaluran bantuan masih terkendala akibat terbatasnya sarana transportasi yang menghubungkan antar pulau. Kondisi ini diperparah lagi dengan kondisi cuaca yang memang tidak bersahabat berupa angin badai yang disertai ombak tinggi.

“Beberapa hari ini cuaca memang buruk, akibatnya proses pendistribusian bantuan terkendala dan menumpuk sementara para pengungsi sangat membutuhkan bantuan berupa makanan dan tim medis,” jelas Alde Maulana, salah seorang Anggota MAPALA UNAND yang berada di lokasi.

Ditambahkan Alde, sampai dengan hari ke-5 ini, korban yang meninggal dunia mencapai angka 433 jiwa dan hilang sebanyak 122 jiwa. “Berdasarkan ata yang kami himpun dari BPBD Kepulauan Mentawai jumlah korban yang luka berat sebanyak 270 orang, luka ringan 142 orang. Sementara untuk kerusakan tempat tinggal   tercata rumah yang rusak berat 516, rusak ringan 204,”  papar Alde.

Category: Berita  2 Comments