“Foto formal… foto formal…” seru kami serempak setelah berfoto dengan berbagai gaya di
depan kantor MAPALA UNAND. Setelah berfoto, kami dilepas oleh Ketua MAPALA UNAND, Fadli Dharma Putra (MU 175 Srk.) dan beberapa personil lainnya untuk keberangkatan sebagai tim Siaga SAR Merapi pada tanggal 15-18 Agustus 2009. Dengan menyewa sebuah angkot hijau di sekitar kampus, kami diantar sampai Minang plaza untuk melanjutkan perjalanan dengan bus tujuan Simabua. Setelah menurunkan semua carrier, kami dihampiri seorang kenek bus tujuan Batusangkar yang menawarkan kami untuk naik busnya. Setelah bernegosiasi cukup panjang, kata sepakat pun keluar. Rencana kami untuk sampai di lokasi tepat waktu gagal, karena bus yang terlalu lama menunggu penumpang penuh. Kami baru sampai di lokasi pada saat adzan Ashar. Padahal seharusnya kami telah memulai pendakian setelah Zhuhur.
“Darimana, nak? Berapa orang?”
Begitulah pertanyaan yang sama yang selalu kami jumpai bila berpapasan dengan masyarakat setempat di Desa Simabua, Desa yang menjadi start awal Pendakian Jalur Sisi Selatan Gunung Merapi ini. “Dari Padang, Pak… Sembilan orang…” tak bosan-bosannya kami berupaya menjawab setenang dan sesabar mungkin. Belum lagi beberapa tetua setempat yang memberi berbagai macam wejangan, yang nyuruh baca surat Yaasin lah, berdo’a bersama lah, dan lain sebagainya. Kami hanya tersenyum dan mengangguk-angguk mengerti. more »

